06 May 2013

Realisasi Anggaran Kemenag Bengkulu Terbaik



(Sumber : kemenag.go.id) Jakarta(Pinmas)—- Seiring reformasi birokrasi, pemerintah terus berupaya meningkatkan kinerja, antara lain dalam electronic monitoring pelaksanaan anggaran (e-MPA). Terkait hal ini, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bengkulu, menempati peringkat pertama e-MPA 2013.
Hal tersebut terungkap dalam Rapat Pimpinan (Rapim)Kementerian Agama yang dibuka Menteri Agama Suryadharma Ali dan Sekjen Kemenag Bahrul Hayat, di Jakarta, Rabu (01/02).
“Ini tentunya menjadi kebanggaan dan prestasi bagi kami dan jajaran Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu,” ujar Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Suardi Abbas kepada pers di sela-sela rapim yang dihadiri pejabat eselon I dan II Kemenag se-Indonesia.
Suardi Abbas menjelaskan, pada tahun 2012 pihaknya hanya meraih peringkat ketiga e-MPA se-Indonesia. “Ini berkat kerja sama dan koordinasi yang baik antar satuan kerja, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu meraih peringakt kesatu e-MPA pada triwulan pertama tahun anggaran 2013,” katanya.
Dia menggaku bangga, dan menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan kerja keras seluruh satuan kerja satker di lingkungan Kemenag Provinsi Bengkulu, sehingga mampu
meraih prestasi itu.
“Saya kira, ini berkat soliditas dan kerja keras jajaran saya, sehingga mampu memberikan yang terbaik. Dan ini harus tetap dipertahankan pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Untuk mencapai posisi tersebut, tutur Suardi Abbas, pihaknya rutin melakukan pertemuan dengan seluruh kepala satker dan para operator e-MPA se-Provinsi Bengkulu.
“Minimal sekali dalam satu bulan. Kemudian, satker juga diminta segera malakukan koordinasi ke kanwil jika satker mengalami hambatan dalam pelaksanaan pelaporan, khususnya laporan e-MPA,” ucapnya.
Selanjutnya, tambah Suardi, hal lain yang dilakukan adalah, menumbuhkan rasa kebersamaan bahwa e-MPA ini merupakan tanggung jawab bersama. “Kami juga berupaya membangun kesadaran pimpinan satker tentang pentingnya e-MPA, sehingga memberikan perhatian khusus terhadap pelapora e-MPAyang merupakan program Setjen Kementerin
Agama,” ujarnya.
Karena itu, Suardi Abbas berharap, prestasi tersebut tak membuat jajarannya cepat berpuas diri. “Seluruh satker harus dapat mempertahankan prestasi ini, yakni dengan terus
melakukan koordinasi jika ditemukan hambatan di lapangan,” katanya. (Yudhiarma)