27 April 2017

Pengambilan Sumpah ASN




Kendari (Humas) --- Kementrian Agama Kota Kendari kemarin rabu, 26-4-17 memperingati peristiwa isra dan mi’raj 1438 H yang di rangkaikan dengan pengambilan sumpah ASN di Aula Kemenag Kota Kendari.


Sebagai pembawa Hikmah Isra dan Mi’raj Dr. Jahada S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa sebagai seorang abdi negara hendaknya kita dapat menerapkan sikap disiplain, jujur dan sabar dalam menjalankan tugas dan fungsi kita sebagai abdi negara.

Selanjutnya Jahada  mengingatkan bahwa isra dan Mi’rajnya Nabi Muhammad SAW merupakan simbol bahwa kita hidup di dunia harus menjalin hubungan dengan manusia seperti contoh Isranya Nabi Muhammad SAW dari masjidil Haram kemasjidil Aqsa (Horisontal) dan hubungan kepada Allah SWT. Seperti contoh Mi’rajnya Nabi Mudammad SAW. Dari dunia ke sidratul muntaha (vertikal).


Dalam kegiatan itu pula di rangkaikan dengan pengambilan sumpah ASN oleh Kepala Kemenag Kota Kendari kepada para pegawai ASN yang belum sempat diambil sumpahnya seperti yang di amantkan oleh undang – undang.

Sebanyak 52 ASN yang telah melakukan pendaftaran pada kepegawaian kemenag kota kendari untuk ikut pada kegiatan tersebut yaitu sejumlah 38 orang dari MTsN 1 Kendari dan 14 orang dari Kemenag Kota Kendari.

Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari menginggatkan bahwa kepada para ASN untuk dapat menerapkan pelajaran yang dapat diambil dalam hikmah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Ini dalam segala aktifitas lingkungan kerja.



Selanjutnya bagi para ASN yang belum diambil sumpahnya agar segera melaporkan dirinya pada kepegawaian Kemenag Kota Kendari karena ini merupakan amanat undang-undang. (atw)

13 April 2017


Kendari (Humas) --- Kantor Kementerian Agama Kota Kedari membuka pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2017. Pelunasan Tahap I mulai dibuka Senin, 10 April hingga 5 Mei 2017 sedangkan Tahap II mulai dibuka Senin, 22 Mei hingga 2 Juni 2017 diperuntukan bagi jamaah yang gagal sistem di pelunasan tahap I,  jamaah yang sudah status haji, penggabungan keluarga (yang terkaper pada pengusulan pengabungan keluarga), dan  lansia dan pendamping lansia (yang terkaper pada pengusulan jamaah lansia dan pendamping lansia).

Pada rapat Pembahasan Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) di ruang kepala kantor Selasa, (11/4/17) yang dihadiri oleh semua perwakilan Bank Penerima Setoran Haji (BPS) di kota kendari maupun kelompok jamaah haji.

Kepala Kementerian Agama Kota Kendari Samsuri, meyampaikan harapannya kepada BPS Haji menyapaikan harapanya “ BPS dapat menyurati calon jamah haji  yang telah masuk kuota untuk segera melunasi BPIH yang telah ditetapkan oleh pemerintah”.

Selain itu lanjut samsuri agar BPS dapat melakukan verifikasi bukti setoran awal Calon haji dengan mengunakan loket khusus agar mempermudah jamaah calon haji yang akan melakukan pelunasan BPIH.

Lanjut Samsuri untuk mengurangi kesalapahaman dengan Calon Jamaah haji agar kiranya BPS dapat mengedepankan informasi kepada para Jamaah.


Selanjutnya Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Kendari, Sunardin mengungkapkan, “masih terdapat lebih kurang 100 Jamaah Calon Haji yang telah masuk nomor porsinya namun masih belum melaporkan dirinya pada Kemenag Kota Kendari sehingga beliau berharap agar BPS dapat menghubungi Calon Jamaah Haji yang bersangkutan”.

Lanjut Sunardin meyampakan kepada BPS agar dapat menempelkan Kepres Nomor 8 Tahun 2017 pada loket pelunasan BPIH karena informasi yang beredar dalam media masa tentang BPIH adalah biaya rata-rata dari 12 embarkasi di Indonesia.

Sunardin menyebutkan, BPIH tahun 2017 untuk embarkasi Makassar sebesar Rp. 38.972.250. Ia menjelaskan, nama CJH yang telah diumumkan dapat melakukan pelunasan pada bank dimana jemaah membuka rekening tabungan haji.


"Nanti bukti pelunasan dari bank dibawa ke Kemenag Kota Kendari
untuk pendaftaran selanjutnya," kata Sunardin. Ia berharap, jemaah melakukan pelunasan sesuai jadwal yang telah ditentukan. (atw)

10 April 2017

Kota Kendari Dapat Kuota Haji Terbanyak Tahun 2017

Itjen Kemenag Ri Audit Kinerja Madrasah Di Kota Kendari




Kendari (Humas) --- Untuk lebih memaksimalkan pelayanan yang bersih serta demi peningkatan profesionalitas dalam pengelolaan administrasi, Inspektorat Jenderal Kemenag RI laksanakan audit kinerja pada Madrasah Tsanawiyah Negeri yang ada di Kota Kendari. Hal ini disampaikan oleh Tukhfatulrrosyid selaku Anggota Tim Inspektorat Audit Kinerja didampingi Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenag Kota Kendari H. Muh. Kadir Aziz, pada pertemuan awal dengan Para Kepala Madrasah dan para pengelola di Aula MTsN 1 Kendari, Senin (10/4/17).

Tukhfatulrrosyid dalam sambutannya mengatakan bahwa audit kinerja yang akan dilakukan pada Madrasah-madrasah Negeri di Kota Kendari adalah bukan untuk semata mencari kesalahan namun intinya memperbaiki, meluruskan serta menyempurnakan hal-hal yang berbentuk data administrasi untuk di laporkan sebagai bentuk professional kinerja dan bersih dalam melayani.

Sementara itu Kasubbag TU H. Muh. Kadir Aziz menyambut dengan baik kedatangan Tim Itjen Kemenag RI dalam mengaudit kinerja dari Madrasah Negeri yang ada di Kota Kendari "semoga hasil dari audit ini akan menambah keprofesionalan para Apartur Sipil Negara yang ada dilingkungan Kemenag Kota Kendari” ungkapnya.

Diharapkan juga untuk para Kepala Madrasah agar mempersiapkan semua kelengkapan data administrasi yang di perlukan dalam pemeriksaan tersebut agar hasil yang akan di capai, memuaskan.

Adapun Madrasah yang akan di audit kinerjanya adalah MTsN 1 Kendari dan MTsN 2 Kendari.(atw)

04 April 2017

Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari Buka Ujian Sekolah di MTs Pesri Kendari.

Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari Buka Ujian Sekolah di MTs Pesri Kendari. Foto By Ismail Kadir

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kendari Samsuri, S.Ag, S.Pd, M.Pd   ( 3 April 2017 ) membuka secara resmi  pelaksanaan Ujian Sekolah (US)/Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2016-2017 di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pesantren Ummusshabri (Pesri) Kendari. Ujian sekolah/ujian madrasah yang pembukaannya dibuka hari ini akan berlangsung selama 4 hari sampai tanggal 6 April 2017 mendatang.
Samsuri dalam arahannya saat membuka pelaksanaan UN di MTs Pesri ini ia menyampaikan  kepada peserta bahwa ujian Sekolah atau Ujian Madrasah yang dilaksanakan ini merupakan salah satu tahapan dari beberapa tahapan dari proses belajar mengajar yang diikuti siswa untuk  mengakhiri rangkaian proses pendidikan di MTs ini, karena itu ujian seperti ini merupakan hal yang biasa, tidak perlu menghadapinya dengan stress, ikutilah proses ini sebagai bagian proses belajar mengajar”ungkapnya.
Kepala Kantor juga mengharapkan siswa untuk mengerjakan soal soal yang ada dengan cara yang jujur, tidak ada gunanya mendapatkan nilai yang tinggi jika itu didapatkan dengan cara mencontek atau meminta bantuan dari temannya, berapa pun  nilai yang didapatkan kalau itu hasil dari pemikiran sendiri tentu akan lebih bermakna”tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam mengikuti ujian ini siswa harus memiliki semangat dan optimis, dengan sikap ini tentunya apa yang diinginkan oleh siswa akan mudah tercapai, dan  yang tak kalah pentingnya adalah menjaga kesehatan sehingga bisa mengikuti ujian ini dengan baik” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini kepala Kantor Kemenag Kota Kendari mengapresiasi MTs Pesri Kendari sebagai satu satunya sekolah swasta yang ada di Sulawesi Tenggara sebagai Madrasah penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun pelajaran 2016-2017.
Khusus kepada pengawas Ujian Sekolah/Madrasah Samsuri mengharapkan untuk melakukan pengawasan dengan sebaik baiknya.
Sementara itu Kepala MTs Pesri Kendari Ismail Kadir dalam pengantar katanya mengharapkan kepada siswa untuk betul betul mengikuti ujian ini dengan baik dan menekankan siswa untuk lebih jujur dan tidak bekerja sama dalam menjawab soal, selain itu dan kepada bapak Ibu guru  yang diberi amanah untuk untuk menjadi pengawas ruang untuk melakukan pengawasan sesuai tata tertib yang berlaku, seperti datang tepat waktu, tidak mengaktifkan HP/saat bertugas di dalam ruang ujian”ungkap Ismail Kadir.
Jumlah peserta yang terdaftar mengikuti ujian sekolah di MTs Pesri Kendari pada tahun pelajaran 2016-2017 berjumlah 206 orang Peserta, yang terdiri dari 121 orang siswa laki-laki dan 85 orang siswa perempuan. Dalam pelaksanaan US/UM di MTs Pesri ini menggunakan 11 bilik ujian. (IK/atw)epala Kantor Kementerian Agama Kota Kendari Samsuri, S.Ag, S.Pd, M.Pd   ( 3 April 2017 ) membuka secara resmi  pelaksanaan Ujian Sekolah (US)/Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2016-2017 di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pesantren Ummusshabri (Pesri) Kendari. Ujian sekolah/ujian madrasah yang pembukaannya dibuka hari ini akan berlangsung selama 4 hari sampai tanggal 6 April 2017 mendatang.
Samsuri dalam arahannya saat membuka pelaksanaan UN di MTs Pesri ini ia menyampaikan  kepada peserta bahwa ujian Sekolah atau Ujian Madrasah yang dilaksanakan ini merupakan salah satu tahapan dari beberapa tahapan dari proses belajar mengajar yang diikuti siswa untuk  mengakhiri rangkaian proses pendidikan di MTs ini, karena itu ujian seperti ini merupakan hal yang biasa, tidak perlu menghadapinya dengan stress, ikutilah proses ini sebagai bagian proses belajar mengajar”ungkapnya.
Kepala Kantor juga mengharapkan siswa untuk mengerjakan soal soal yang ada dengan cara yang jujur, tidak ada gunanya mendapatkan nilai yang tinggi jika itu didapatkan dengan cara mencontek atau meminta bantuan dari temannya, berapa pun  nilai yang didapatkan kalau itu hasil dari pemikiran sendiri tentu akan lebih bermakna”tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam mengikuti ujian ini siswa harus memiliki semangat dan optimis, dengan sikap ini tentunya apa yang diinginkan oleh siswa akan mudah tercapai, dan  yang tak kalah pentingnya adalah menjaga kesehatan sehingga bisa mengikuti ujian ini dengan baik” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini kepala Kantor Kemenag Kota Kendari mengapresiasi MTs Pesri Kendari sebagai satu satunya sekolah swasta yang ada di Sulawesi Tenggara sebagai Madrasah penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun pelajaran 2016-2017.
Khusus kepada pengawas Ujian Sekolah/Madrasah Samsuri mengharapkan untuk melakukan pengawasan dengan sebaik baiknya.
Sementara itu Kepala MTs Pesri Kendari Ismail Kadir dalam pengantar katanya mengharapkan kepada siswa untuk betul betul mengikuti ujian ini dengan baik dan menekankan siswa untuk lebih jujur dan tidak bekerja sama dalam menjawab soal, selain itu dan kepada bapak Ibu guru  yang diberi amanah untuk untuk menjadi pengawas ruang untuk melakukan pengawasan sesuai tata tertib yang berlaku, seperti datang tepat waktu, tidak mengaktifkan HP/saat bertugas di dalam ruang ujian”ungkap Ismail Kadir.
Jumlah peserta yang terdaftar mengikuti ujian sekolah di MTs Pesri Kendari pada tahun pelajaran 2016-2017 berjumlah 206 orang Peserta, yang terdiri dari 121 orang siswa laki-laki dan 85 orang siswa perempuan. Dalam pelaksanaan US/UM di MTs Pesri ini menggunakan 11 bilik ujian. (IK/atw)