21 November 2016

DWP Kemenag Kota Kendari mitra Anti Korupsi KPK


Kendari (Humas) Kementerian Agama menjadi mitra dari KPK terkait pemberantasan Korupsi, salah satunya  melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP) dengan Program Gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK). Diharapkan DWP mampu memberikan dan mensosialisasikan nilai antikorupsi mencakup Jujur, Peduli, Mandiri, Disiplin, Tanggung Jawab, Kerja Keras, Sederhana, Berani, dan Adil.

Gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) diluncurkan oleh KPK dan Australia bertepatan dengan Hari Kartini tahun 2014. Saat ini, sudah lebih dari 200 ribu orang di 10 provinsi telah mengikuti pelatihan untuk memahami bagaimana perempuan bisa memberantas korupsi, dari ibu rumah tangga sampai anggota parlemen. SPAK juga sudah memiliki lebih dari 499 agensi.
Tak ketinggalan Kementerian Agama Kota Kendari turut menjadi bagian dari SPAK. Pada pertemuan rutin DWP yang diadakan di KUA Kecamatan Kendari, Kamis(17/11/2016) turut dihadirkan tutor SPAK yaitu Hj. Yuni dan Hj. Suhaedar. Selain itu ditampilkan simulasi permainan Anti Korupsi yang melibatkan peran aktif peserta.



Ketua DWP Kemenag Kota Kendari Ny. Sri Kusdian Sari Samsuri mengatakan bahwa fungsi istri dalam mencegah sikap korupsi sangat besar, dimana istri dapat mengingatkan suami tentang perilaku korupsi yang dapat merusak karir suami serta merusak nilai-nilai keluarga. Seorang istri jangan hanya jadi penonton dan hanya sebagai penerima uang saja, namun harus memahami, mengetahui bahwa sikap korupsi yang dilakukan suami dapat mencelakakan semuanya. Diera yang serba konsumtif dimana manusia saling berlomba-lomba dalam kemewahan, peran istri diharapkan mampu menahan hasrat bermewah-mewahan dengan jalan pintas. Seharusnya seorang istri abdi negara menjadi contoh bagi masyarakat, hidup secara wajar sesuai dengan kemampuan dan kondisi. Seorang istri harus mampu hidup hemat, mempunyai perencanaan keuangan yang matang serta dapat membantu menambah penghasilan suami dengan cara-cara yang syah dan wajar seperti membuka usaha, berbisnis atau kegiatan lainnya, ujar Ny. Sri Kusdian Sari Samsuri. (bepe)   

No comments:

Post a Comment