22 March 2013

Peletakan batu pertama pembangunan Mushalla Yayasan Taman Tahfidz Al Qur’an Lalodati


(Gb. Setkot Kendari, Kakemenag Kendari, Camat Puuwatu, Ka.KUA Puuwatu, Lurah Lalodati,
 Pengurus Yayasan Taman Tahfidz Al Qur’an Lalodati)
(Humas Kemenag Kendari) —- Sekretaris Kota (Sekot) Kendari, H. Amirullah, SE., M.Si mewakili Walikota Kendari, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mushalla Yayasan Taman Tahfidz Al Qur’an Panti Asuhan Al-Falah Kelurahan Lalodati Kecamatan Puuwatu, Kamis, (21/3/2013).
Sekot Kendari, Amirullah, saat membacakan sambutan Walikota Kendari mengatakan, Pemkot Kendari memberikan apresiasi kepada masyarakat Lalodati atas inisiatifnya dalam pendirian Yayasan Taman Tahfidz Qur’an. “Ini merupakan momentum strategis bagi Pemkot Kendari dalam peningkatan pembangunan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat serta bagi pembangunan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, terutama pembangunan di bidang keagamaan,” katanya.
Pemkot berharap, dengan pembangunan ini dapat menjadi sarana peningkatan iman dan taqwa bagi masyarakat Kota Kendari. “Pemkot Kendari juga mengharapkan dengan adanya Yayasan Taman Tahfidz Qur’an dapat dimaksimalkan untuk pembinaan anak-anak dalam membentengi diri dari pengaruh pesatnya globalisasi,” harapnya.
Ke depan sambungnya, keberadaan sarana dan prasarana Yayasan Taman Tahfidz Qur’an Lalodati dapat digunakan secara optimal, dipelihara dan dijaga secara baik.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pembangunan Yayasan Taman Tahfidz Qur’an Lalodati, Muh. Subhan, S.Ag, dalam laporannya mengatakan, tujuan pendirian Gedung Yayasan Taman Tahfidz Qur’an adalah dalam rangka membentuk generasi Qurani yang dapat diaplikasikan ke tengah masyarakat. “Selain itu, juga bertujuan memberikan ruang dan tempat bagi anak-anak agar dapat belajar agama secara baik,” ujar Subhan.
Hadir pada acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari, Zainal Mustamin, S.Ag., MA, Camat Puuwatu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Puuwatu, Lurah Lalodati, sejumlah Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Lalodati. (bepe)