22 March 2013

Rakor Persiapan Pemeriksaan BPK di Kemenag Kendari


(Kakamenag, Kendari memberikan pengarahan didampingi, Kasi Urais, Syawal Sitanggang,M.Si)
(Humas Kemenag Kendari) —- Hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berkontribusi pada Opini Kinerja Kemenag secara umum. Demikian dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari, Zaenal Mustamin, S.Ag., MA, dalam pengarahannya pada Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pemeriksaan tim BPK.
(Gb. Peserta Rakor Persiapan pemeriksaan BPK)
Rakor tersebut dihadiri oleh para Kepala Seksi (Kasi), Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan se-Kota Kendari, para Penyuluh serta pegawai di lingkup Kemenag Kota Kendari.
Rencananya, BPK akan memeriksa aspek keuangan di Kemenag Kota Kendari, Kemenag Konawe, Kemenag Kolaka, Kanwil serta STAIN. Untuk Kemenag Kendari akan dilakukan pemeriksaan pada tanggal 25 MAret 2013.
Untuk itu, Zainal Mustamin mengingatkan agar segera mempersiapkan tim kecil untuk mempersiapkan data yang dibutuhkan.
Selain itu, ia juga menekankan untuk menyiapkan seluruh dokumen pelaksanaan anggaran tahun 2012 untuk segera dilengkapi serta disusun sesuai prosedur termasuk aset-aset BMN Kemenag Kendari.
“Semua pegawai harus fokus pada pemeriksaan, tidak terganggu hal-hal yang tidak berhubungan dengan tupoksi,” tegas Zainal sembari mengingatkan, Pemeriksaan BPK kemungkinan akan difokuskan pada Pengelolaan Haji, Dana BOS, Blok Grant, PNBP.
Zainal juga mengharapkan semua pengelola kegiatan harus teliti dalam mencermati akun dari anggaran yang akan dilaksanakan untuk menghindari kesalahan.
Pada kesempatan itu pula, Kepala Kemenag Kota Kendari mengingatkan tentang PP 53/2010 mengenai Disiplin PNS, termasuk optimalisasi penggunaan Finger Print. “Fingerprint diharapkan mulai dapat dioperasionalkan secara efektif di Kantor Kemenag Kendari. Begitu juga di Madrasah dan di KUA. Tentunya dengan melihat kesiapan dana dan sistemnya,” ujar Zainal.
Dirinya juga mengungkapkan pentingnya kedisiplinan guru dalam mengajar, mengingat Sertifikasi guru harus berbanding lurus dengan kedisiplinan dan tingkat kompetensi guru. “Untuk itu, saya meminta agar pihak madrasah membuat pemetaan kebutuhan guru,” himbau Zainal.
Kedepannya sambung Zainal, Rakor akan diadakan setiap 1 bulan sekali, dengan agenda mendengarkan program kerja dari para Kepala Seksi, Kepala Madrasah serta Kepala KUA.
Diakhir pengarahannya, ia menekankan mutlaknya bagi setiap karyawan untuk berkontribusi. “Setiap Pegawai Kemenag Kota Kendari harus berkontribusi pada keberhasilan pembangunan nilai-nilai kemasyarakatan di Kota Kendari dalam mewujudkan Kendari sebagai Kota Bertaqwa,” pungkas Zainal. (bepe, kemenag.sultra.go.id)