04 October 2016

Kemenag Kendari serahkan Ijin Operasional Pontren


Kendari(Humas)-- Pondok Pesantren (Pontren) di Kota Kendari dari tahun ke tahun semakin bertambah. Kehadiran Pontren semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam pengembangan syiar Islam. Hal ini tentu membantu pihak Pemkot dan Kemenag dalam menciptakan Kota Kendari sebagai Kota Bertaqwa dan Kota yang Relijius. 

Bahkan beberapa Pontren di Kendari mempunyai keunggulan antara lain menghasilkan para Tahfiz Quran, dimana para santrinya memperoleh juara pada MTQ tingkat Provinsi Sultra beberapa bulan yang lalu, ada juga Pontren yang melatih santrinya berwirausaha. Tentunya keunggulan tersebut harus tetap di jaga serta dikembangkan lebih lanjut.



Selain pembinaan juga dibutuhkan pengawasan dari Pihak Kemenag terhadap keberadaan Pontren, terutama terkait sistem pendidikan, jumlah santri dan pengasuhnya serta susunan pengurusnya. Hal ini akan mempermudah dalam pembinaan serta mempermudah dalam penyaluran bantuan dari Kemenag terhadap Pontren.

Saat ini baru 13 Pontren yang sudah terdaftar dan memiliki ijin operasional dari Kemenag. Untuk itu Kemenag Kota Kendari pada hari Jumat(30/9) bertempat diruang rapat menyerahkan Ijin Operasional Pontren yang secara langsung diberikan oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari Samsuri kepada para pimpinan Pontren. 

Samsuri   mengharapkan agar Pontren dapat secara aktif berkoordinasi denga Kemenag Kota Kendari salah satunya dengan melaporkan perkembangan Pontren serta harus mempunyai pengelolaan administrasi yang baik, terutama penataan pelaporan aministrasi kesiswaan dan keuangan. Pontren juga diwajibkan melakukan pelaporan secara online melalui Sistem Informasi Pendidikan (EMIS) Pontren, untuk itu Pontren harus mempunyai personil yang menguasai Teknologi Informasi serta cakap dalam membuat laporan.



Samsuri juga meminta agar Pontren mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dalam hal ini Kemenag serta Pontren harus mengadopsi perkembangan jaman, agar santri yang dihasilkan selain menguasai ilmu agama juga dapat menguasai ilmu pengetahuan, teknologi informasi dan memiliki jiwa kewirausahaahn agar dapat berperan dalam membangun peradaban Islam di Kota Kendari.

Selain penyerahan ijin operasional, kegiatan dirangkai dengan penandatanganan pakta integritas Pontren, yang disaksikan langsung oleh Kepala Kemenag Kota Kendari Samsuri, Kasubag TU H.Muh. Kadir Azis serta Kasi Pakis Hj.Mega.

Selain itu datang usulan dari para Pimpinan Pontren agar dibentuk Forum Komunikasi Pontren se-Kota Kendari. Untuk itu Samsuri mengapresiasi usulan tersebut dan akan ditindak lanjuti pada pertemuan berikutnya dengan dihadiri oleh seluruh pimpinan Pontren se-Kota Kendari. (bepe)