12 April 2013

Kemenag Kembangkan Assessment Center



Jakarta (Pinmas) — Pada tahun 2012, Kementerian Agama telah melaksanakan pilot project assessment system dalam rangka peningkatan kualitas manajemen pegawai sebagai bagian dari pelaksanaan reformasi birokrasi di bidang kepegawaian yang digunakan untuk pengembangan, rotasi, dan promosi
jabatan.
Hal ini disampaikan Wakil Menteri Agama, Nasaruddin Umar ketika memaparkan kinerja Kementerian Agama Tahun 2012 pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR RI tentang Evaluasi Pelaksanaan APBN dan Kinerja Kementerian Agama Tahun 2012, serta Tindak Lanjut Ikhtisar Hasil Akhir
Pemeriksaan Semester I BPK RI Tahun 2012, di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/04).
Hadir dalam kesempatan ini, Sekjen Kemenag, Inspektur Jenderal, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Dirjen Bimas Katolik, Dirjen Bimas Kristen, Dirjen Bimas Hindu, Dirjen Bimas Buddha, serta Sesditjen Bimas Islam, Kepala Biro Perencanaan, dan Kepala Pusat Informasi dan Humas.
“Pilot project ini penting bagi tersedianya peta dan proyeksi kebutuhan pegawai sesuai kompetensi jabatan di setiap satuan kerja,” terang Wamen.
Menurut Wamen, pilot project ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kualitas kompetensi yang dimiliki oleh PNS di lingkungan Kementerian Agama. Gambaran ini penting, lanjut Wamen, karena nantinya akan digunakan sebagai dasar: a) pengangkatan PNS dalam jabatan struktural dan fungsional; b) pengembangan potensi dan kompetensi; c) penentuan kebutuhan diklat berbasis kompetensi; serta d) pemetaan potensi dan kompetensi PNS.
Lebih lanjut, Wamen menjelaskan bahwa program ini sebenarnya sudah dipersiapkan sejak April 2011 dalam bentuk Penyusunan Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang Assessment. Tahapan itu kemudian ditindaklanjuti dengan Penyusunan Kamus Kompetensi Assessment, Penyusunan Simulasi Metode Assessment, Pelatihan Calon Manajemen Pengelola Assessment, Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan Struktural, serta Penyusunan Metode Alat Ukur
Assessment.
Pada tahun 2012, tambah Wamen, Kemenag menyiapkan Bahan Tahapan Pembangunan Assessment,KMA tentang Kamus Kompetensi dan Standar Kompetensi Jabatan Assessment. Selain itu, dibuat juga Blue Print Pengembangan Sistem Database Assesment dan Penyusunan Standar Kompetensi
Jabatan Pada 4 Unit Eselon I.
Wamen juga menambahkan bahwa pada tahun 2012 juga telah dilakukan pengembangan Sistem Database Assessment, konsultasi sertifikasi assesor dengan BNSP, serta bahan publikasi assessment. “Assessment ini penting untuk mendapatkan gambaran kualitas kompetensi yang dimiliki oleh PNS di lingkungan Kementerian Agama,” terang Wamen. (th-mkd)-(Kemenag.go.id)