11 August 2015

Menag Buka KSM, AKSIOMA, dan LKTI di Bumi Sriwijaya

Palembang (Inmas Sultra) —— Agenda Pelaksanaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM), Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA), serta Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tahun 2015 resmi dibuka Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Syaifuddin, Senin  (3/8).

Malam puncak Pembukaan ajang kompetisi madrasah ini dipusatkan di Palembang Sport and Conention Centre (PSCC) dan dihadiri oleh lebih dari 3.000 peserta dan official dari seluruh provinsi se Indonesia.

Direktur Jenderal Pend Islam Kemenag RI, Kamaruddin Amin, mengatakan KSM,AKSIOMA, dan LKTI merupakan ajang yang sangat strategis dalam memupuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkuaitas, kuat dan kokoh.

Dikatakan, KSM merupakan ajang yang dilaksanakan sekali dalam setahun yang sebelumnya di laksanakan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan dan pada kesempatan ini KSM ke IV digelar di Kota Palembang, Sumatera Selatan dengan tujuan peningkatan mutu, budaya belajar, kreatifitas serta motivasi prestas dalam nilai islami.
Demikian pula dengan program AKSIOMA dilaksanakan 2 tahun sekali yang diharapkan mampu memberikan pengaruh yang signifikan dalam wahana kompetisi seni dan olahraga di lingkungan madrasah.

AKSIOMA merupakan basis membangun jasmani dan rohani, mampu membangun iptek dan imtak dan fisik,” ujarnya.
Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Ishak Mekki, menyampaikan pihaknya akan terus berjuang membangun tidak hanya bidang pendidikan dan olahraga tetapi juga keagamaan.

Dirinya juga mengharapkan dengan pelaksanaan KSMAKSIOMA dan LKTI di Palembang Sumsel, yang menyuguhkan aneka wisata dan kuliner dapat menambah semangat dan memacu prestasi di masa yang akan datang.
Menag, Lukman Hakim Saifuddin, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakn ajang strategis untuk menyiapkan anak yang unggul beriman dan bertakwa, membudayakan akhlak yang mulia.

Lukman Hakim pada kesempatan ini menyampaikan pesan kepada para peserta dan guru yakni 1.       Mulai hari ini  sampai beberapa hari mendatang kalian akan bertanding dan berlomba, bertandinglah secara sportif, menjunjung tinggi nilai sportifatas, jangan sambong dengan kemenangan, akui kekalahan dengan berlapang dada
2.       Ajang ini tidak hanya digunakan sebagai ajang pertandingan saja tetapi memontum ini digunakan sebagai ajang silaturahim dari seluruh tanah air tercinta untuk mempererat  ukhuwah islamiyah dan wathaniyah

3.       Bagi para guru dan kepala madrsah untuk mengaktifkan kembali kelompok studi dalam mengasah pengetahuan kreatifatas madrasah, mengaktifkan kembali kegiatan ekstrakurikuler,seperti  sains club, English club, dan kelompok seni lainnya.
“Kita berharap akan muncul  kader keilmuan yang islami, atlit dan seniman nasional yang berlatar belakang madrasah yang akan mengharumkan nama bangsa, harapnya.
4.       Tanamkan pada diri anak-anak sekalian untuk bangga menjadi siswa siswi madrasah, tunjukkan kalian tidak hanya berprestasi di bidang agama tetapi juga bidang sains, olahraga, dan seni.

5.       Madrasah harus berperan aktif dalam menangkal virus yang mengancam keutuhan NKRIAkhirnnya Menag mengucapkan selamat berkompetisi dan bertanding secara sportif, dan mengajak seluruh pihak untuk  menyukseskan dan memeriahkan ajang KSM, AKSIOMA, dan LKTI Tahun 2015 ini.

“Saatnya kita buktikan madrasah lebih baik, lebih baik madrasah,” tutup Menag. (r1)
sumber : sultra.kemenag.go.id (4/8/2015)